Kemelekatan Timnas untuk menjadi Juara
- persiapan untuk punya skill mumpuni yang sudah baik , faktor mental yg perlu di koreksi -
Dalam ilmu vibrasi yg di populerkan mas Arif Rahutomo seorang ahli fisika quantum Indonesia - vibrasi adalah pengetahuan dimana hati dan fikiran kita di ketahui mengeluarkan gelombang dan mempunyai pengaruh terhadap peristiwa2 yg dialami umat manusia - dikatakan semakin kita melekat atau terlalu menginginkan sesuatu semakin sulitlah kita mendapatkannya . Hari ini kita belajar ada dunia di balik kasat mata yg perlu kita pelajari , faktor mental punya andil terhadap keberhasilan timnas dan tentu itu juga terjadi pada diri kita , sebaik apa kita mengambil pelajarannya itu pertanyaannya .
Ketika timnas pada pertandingan pertama melawan Myanmar kita berhasil menang meskipun dengan susah payah , tetapi saat menghadapi Filipina dan Bruney Darussalam yg secara sejarah dan gambaran mental yg terlanjur melekat bahwa mereka lemah kita mudah sekali menang bahkan dengan skor cukup fantastis . Ujian mental terjadi saat menghadapi Tim besar Thailand , mental kita diuji dengan tak mampu menciptakan goal selama 90 menit pertandingan . Padahal kita sama sama lihat skill dan permainan kita lebih ciamik dibanding Thailand , tetapi faktor mental berbicara sejarah yg sudah melekat pd benak kita bahwa Thailand sering juara memberi keuntungan tersendiri pada Thailand .
Ada apa sebenarnya di dunia mental , apa itu mental , dan sebagainya . Di dalam Islam kita baru saja mengalami Hari Raya Qurban , kita di suruh menyembelih hewan , disini tersirat petunjuk dr Tuhan kepada kita supaya sadar , kita bukanlah mahluk fisik , kita adalah mahluk spiritual , yg berkendara badan fisik untuk menjalani alam fisik sementara, iya sementara. Hal ini bisa kita jadikan pelajaran , dalam setiap sisi kehidupan untuk mengharap pencapaian keberhasilan kita musti bermain lepas ,baik dalam ihtiar pekerjaan mencari nafkah untuk keluarga ataupun hal2 sederhana , seperti saat melawan Myanmar , dengan kenyataan kita tanpa target apapun ditambah memang skill dan persiapan kita yg mumpuni membuat kita mampu mencetak 7 goal sedangkan kebalikannya Myanmar yg secara skill dibawah kita ditambah beban sebagai tuan rumah yg gagal melaju ke final dan beban harus paling tidak juara 3 dan ditambah lagi bayangan bahwa Indonesia negara yang tidak mungkin diremehkan apalagi mereka sudah kalah pada pertandingan pertama membuat mereka main di luar normal, kasar dan kalah kemasukan banyak goal , padahal mereka bukan tim yg remeh seharusnya nyatanya mereka mampu mengalahkan Vietnam yg secara menyakitkan hampir menggagalkan kita melaju ke semifinal .
Tuhan seolah menggarisbawahi jangan gantikan posisi Ku di hati kalian dengan dunia fana ini , jangan pula lupakan bagian kalian di dunia ini , berusaha yg terbaik tetapi " bermain lah lepas " jangan melekat sedikitpun hati kalian pd dunia apapun bentuknya , meski itu anak , istri. Bagi kita yg sudah persiapan untuk pantas mendapat keberhadilan dibidang apapun mari lepas diri kita dari segala keinginan berlebihan, kemelekatan , tawakal . Tiada illah kecuali Dia .
Laa ilaaha illallah .
- persiapan untuk punya skill mumpuni yang sudah baik , faktor mental yg perlu di koreksi -
Dalam ilmu vibrasi yg di populerkan mas Arif Rahutomo seorang ahli fisika quantum Indonesia - vibrasi adalah pengetahuan dimana hati dan fikiran kita di ketahui mengeluarkan gelombang dan mempunyai pengaruh terhadap peristiwa2 yg dialami umat manusia - dikatakan semakin kita melekat atau terlalu menginginkan sesuatu semakin sulitlah kita mendapatkannya . Hari ini kita belajar ada dunia di balik kasat mata yg perlu kita pelajari , faktor mental punya andil terhadap keberhasilan timnas dan tentu itu juga terjadi pada diri kita , sebaik apa kita mengambil pelajarannya itu pertanyaannya .
Ketika timnas pada pertandingan pertama melawan Myanmar kita berhasil menang meskipun dengan susah payah , tetapi saat menghadapi Filipina dan Bruney Darussalam yg secara sejarah dan gambaran mental yg terlanjur melekat bahwa mereka lemah kita mudah sekali menang bahkan dengan skor cukup fantastis . Ujian mental terjadi saat menghadapi Tim besar Thailand , mental kita diuji dengan tak mampu menciptakan goal selama 90 menit pertandingan . Padahal kita sama sama lihat skill dan permainan kita lebih ciamik dibanding Thailand , tetapi faktor mental berbicara sejarah yg sudah melekat pd benak kita bahwa Thailand sering juara memberi keuntungan tersendiri pada Thailand .
Ada apa sebenarnya di dunia mental , apa itu mental , dan sebagainya . Di dalam Islam kita baru saja mengalami Hari Raya Qurban , kita di suruh menyembelih hewan , disini tersirat petunjuk dr Tuhan kepada kita supaya sadar , kita bukanlah mahluk fisik , kita adalah mahluk spiritual , yg berkendara badan fisik untuk menjalani alam fisik sementara, iya sementara. Hal ini bisa kita jadikan pelajaran , dalam setiap sisi kehidupan untuk mengharap pencapaian keberhasilan kita musti bermain lepas ,baik dalam ihtiar pekerjaan mencari nafkah untuk keluarga ataupun hal2 sederhana , seperti saat melawan Myanmar , dengan kenyataan kita tanpa target apapun ditambah memang skill dan persiapan kita yg mumpuni membuat kita mampu mencetak 7 goal sedangkan kebalikannya Myanmar yg secara skill dibawah kita ditambah beban sebagai tuan rumah yg gagal melaju ke final dan beban harus paling tidak juara 3 dan ditambah lagi bayangan bahwa Indonesia negara yang tidak mungkin diremehkan apalagi mereka sudah kalah pada pertandingan pertama membuat mereka main di luar normal, kasar dan kalah kemasukan banyak goal , padahal mereka bukan tim yg remeh seharusnya nyatanya mereka mampu mengalahkan Vietnam yg secara menyakitkan hampir menggagalkan kita melaju ke semifinal .
Tuhan seolah menggarisbawahi jangan gantikan posisi Ku di hati kalian dengan dunia fana ini , jangan pula lupakan bagian kalian di dunia ini , berusaha yg terbaik tetapi " bermain lah lepas " jangan melekat sedikitpun hati kalian pd dunia apapun bentuknya , meski itu anak , istri. Bagi kita yg sudah persiapan untuk pantas mendapat keberhadilan dibidang apapun mari lepas diri kita dari segala keinginan berlebihan, kemelekatan , tawakal . Tiada illah kecuali Dia .
Laa ilaaha illallah .
Komentar
Posting Komentar